Tips untuk gym yang aman saat puasa

Home / Umum / Tips untuk gym yang aman saat puasa

Tips untuk gym yang aman saat puasa

Saat melakukan puasa, kebugaran fisik harus dijaga. Walaupun bermain olahraga selama puasa membutuhkan energi ekstra dan memiliki potensi untuk membuat Anda haus lebih cepat, tetapi itu tidak menjadikannya alasan mengapa Anda enggan berolahraga.

Bahkan sejumlah pakar kesehatan mengatakan bahwa bulan puasa adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan aktivitas fisik harian. Tidak hanya itu, para ahli kesehatan juga mengatakan bahwa bulan puasa dapat digunakan sebagai sarana untuk membantu Anda menurunkan berat badan! Namun, ini dapat dicapai jika Anda melakukan olahraga yang teratur dan konsisten, diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi ketika mereka cepat istirahat dan saat fajar.

Selama Anda memperhatikan pedoman untuk dipertimbangkan dalam latihan puasa, tidak ada alasan untuk tidak berolahraga hanya karena Anda puasa. Jadi buang semua rasa takut jika Anda berolahraga di gym saat puasa akan membuat Anda lemah dan tidak kuat. Namun sebaliknya, pada kenyataannya itu membuat tubuh tetap bugar dan bugar dalam performa aktivitas sehari-hari.

Tips untuk gym yang aman saat puasa

Berikut adalah beberapa panduan olahraga di gym selama puasa yang dapat Anda lakukan untuk membantu menjaga kebugaran selama puasa:
1. Kurangi intensitas pelatihan

Selama Ramadhan, Anda masih bisa berlatih. Hanya saja latihan yang Anda lakukan dilakukan dengan intensitas rendah. Selama puasa, tubuh bekerja dengan cadangan energi minimum, di mana kadar gula darah berada pada tingkat yang rendah.

Bergantung pada seberapa mencukupi cadangan gula dalam hati dan seberapa memadai asupan kalori selama matahari terbit, setiap orang memiliki batas untuk penurunan gula darah mereka. Inilah sebabnya mengapa apa pun pilihan olahraga, itu tidak boleh dilakukan dalam intensitas tinggi, hanya kategori rendah hingga sedang.

Hal penting lainnya adalah bahwa lebih baik jika olahraga dijalankan secara konsisten. Anda dapat melakukan latihan ringan seperti yoga, berjalan, bersepeda, dan jogging selama 30 menit sehari, yang cukup untuk membuat Anda segar dan bugar saat berpuasa.
2. Atur waktu untuk latihan

Jika Anda berolahraga setelah suhur, Anda akan menghabiskan semua cadangan energi yang diperlukan selama puasa. Tetapi jika Anda berolahraga sebelum berbuka puasa, itu lebih cenderung menyebabkan kerusakan otot, karena sebelum berbuka, tubuh menghabiskan sebagian besar cadangan energinya yang disimpan pada siang hari. Menimbang bahwa jika Anda memilih berolahraga setelah berbuka puasa, ada kemungkinan Anda akan memicu masalah perut, sehingga memengaruhi doa tarawih di malam hari.

Nah, kalau begitu, pada dasarnya setiap kali olahraga yang ingin Anda lakukan tergantung pada pilihan Anda. Pastikan Anda berolahraga berdasarkan kemampuan dan kondisi tubuh Anda. Karena bentuk fisik masing-masing individu berbeda. Itu sebabnya Anda mengenal tubuh Anda dengan baik! Jangan biarkan olahraga menyulitkan puasa yang berdampak pada masalah kesehatan Anda.
3. Jenis latihan yang dilakukan

Ada berbagai jenis latihan olahraga yang dapat Anda lakukan selama puasa, seperti latihan beban dan latihan kardio. Latihan kardio dapat membantu membakar semua kalori berlebihan yang dikonsumsi ketika mereka cepat rusak dan saat fajar untuk mengurangi lemak tubuh. Sementara latihan beban akan membantu untuk menggunakan semua asupan protein dan karbohidrat dalam pelatihan otot.

Karena itu, alih-alih berlatih jenis olahraga yang monoton selama bulan puasa, Anda dapat melakukan kombinasi latihan dengan melakukan latihan beban dan latihan kardio. Namun ingat, lakukan olahraga berat dan kardio yang beradaptasi dengan kondisi dan kemampuan tubuh Anda saat puasa.
4. Perhatikan asupan nutrisi yang diperlukan

Olahraga membutuhkan lebih banyak energi dan kalori, oleh karena itu penting untuk memperhatikan kebutuhan tubuh akan nutrisi yang baik. Meningkatkan asupan protein, serat dan karbohidrat. Juga, jangan lupa untuk menutupi cairan tubuh pada malam hari sebelum puasa, sehingga saat Anda berpuasa di siang hari Anda terhindar dari dehidrasi.

Anda dapat mengkonsumsi air kelapa, pisang, beras merah, kentang atau kurma untuk dikonsumsi saat puasa. Meski relatif ringan, makanan jenis ini menyediakan karbohidrat yang cukup untuk tubuh saat puasa.

Perlu diingat, selain olahraga fisik dan asupan gizi, nyatanya kualitas tidur juga memengaruhi aktivitas saat berpuasa. Jadi pastikan Anda cukup tidur selama bulan Ramadhan, terutama jika Anda bagian dari kelompok yang memilih untuk tetap aktif bahkan selama puasa.

Baca juga  :